Recent Posts

Selasa, 17 September 2002

0 komentar

Pengantar Penerbit


Karya Dr. H.J. de Graaf dan Dr. Th.G.Th. Pigeaud, De Eerste Moslimse Vorstendommen, yang sekarang diterbitkan sebagai buku kedua Seri Terjemahan Javanologi, mempunyai kedudukan dan arti tersendiri di dalam riwayat perkembangan penulisan sejarah Jawa-lama. Buku mi secara khusus menyoroti abad ke-15 dan ke-16 yang merupakan permulaan periode Islam di Jawa, sebuah episode sejarah yang sebelumnya banyak dilalaikan, bahkan hingga sekarang masih kurang sekali dijamah para sejarawan.

Berbeda dengan penulis-penulis Barat terdahulu yang terutama mendasarkan uraiannya pada bahan-bahan keterangan asing, kedua sarjana kawakan Belanda ini memelopori penggunaan sumber-sumber pribumi. Dengan demikian, lebih dari sekadar mengisi kekosongan dalam penulisan sejarah Jawa, cakupan pembahasan dalam buku ini pun lebih menyeluruh. Jika gambaran sejarah Jawa oleh penulis-penulis asing sebelumnya lebih banyak berkisar di sekitar silsilah raja dan soal-soal keagamaan, maka dalam buku ini aspek-aspek sosial-ekonomis juga ditonjolkan.

Tidak kurang pentingnya, kalau bukan yang terpenting dalam kaitan dengan studi Javanologi, ialah bahwa buku ini memberikan perspektif baru mengenai dinamika masyarakat Jawa dan kebudayaannya - paling tidak di dalam kurun zaman yang dibicarakan. Selain mengoreksi anggapan seolah-olah keruntuhan dinasti Majapahit berlangsung mendadak yang pada gilirannya diartikan sebagai keruntuhan suatu peradaban, De Graaf dan Pigeaud juga mengimbangi kecenderungan penulis-penulis lain yang melebih-lebihkan peranan istana dan melecehkan peristiwa-peristiwa dan perkembangan masyarakat di luarnya. Demikianlah, terjemahan buku ini disajikan sehingga memungkinkan pembaca Indonesia, khususnya mereka yang berminat mempelajari sejarah dan kebudayaan Jawa, untuk bisa pula dengan mudah mengikuti hasil penelitian dan pengkajian Dr. De Graaf dan Dr. Pigeaud. Penerbitan buku ini sekaligus diharapkan untuk berfungsi sebagai cara penerusan tradisi keilmuan yang telah dirintis oleh kedua penulisnya, kepada setiap mahasiswa Indonesia yang berketetapan menekuni sejarah.



Jakarta, awal Agustus 1985

0 komentar:

Best viewed on firefox 5+

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

Copyright © Design by Dadang Herdiana